Kemenpora Dan Indigo Bergandengan Tangan Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Revolusi Industri 50-an

program inovatif menyasar anak muda di Jakarta, terus digenjot Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Salah satu yang menarik adalah program Friday Digital Chat yang dilakukan secara hybrid pada Jumat (3/3) lalu di Wisma Kemenpora Jakarta.

Menurut touchnottingham.com ratusan anak muda antusias mengikuti acara ini, baik online maupun offline. Diawali oleh Faisal Abdullah, Wakil Menteri Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, kegiatan tersebut juga memberikan pelatihan untuk mempersiapkan sumber daya startup menghadapi Revolusi Industri 5.0.

CEO Faisal berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang berdaya saing di era digital.

“Program ini menurut saya bagus. Friday Chat Digital, atau disingkat Jumandi. Bagi anak muda, dunia digital itu perlu dan bisa dibilang wajib. Kita perlahan memasuki era baru yang penuh dengan digitalisasi.” ujar MP Faisal.

Menurut Faisal, perkembangan dunia digital menyasar semua aspek kehidupan. Hampir setiap aspek kehidupan manusia kini seolah tak terpengaruh oleh proses digitalisasi.

“Oleh karena itu, dunia digital ini mempengaruhi perubahan jiwa dan dunia kerja. Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara terus menerus dan rutin untuk menciptakan generasi muda yang berdaya saing” kata MP Faisal.

MP Faisal mengatakan masyarakat akan tertinggal jika tidak mengikuti perubahan era digital. Oleh karena itu, literasi digital menjadi keharusan bagi semua pihak, termasuk anak muda saat ini.

“Perubahan pasti ada. Mereka yang tidak menerima perubahan akan tertinggal. Ini termasuk kehidupan yang berubah. Rapat dibatasi selama pandemi (COVID-19) dan saya ingat bertemu melalui Zoom yang populer sejauh ini. “

Dalam pertemuan itu, MP Faisal berharap ke depan Indigo terus bersinergi dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan mandiri sesuai dengan cita-cita Kemenpora.

Baca Juga  Komitmen Rildo Ananda Anwar Terus Membenahi Pelti Hingga Akhir Masa Jabatannya

Faisal menambahkan, “Kita harus menyadari bahwa persaingan masih sangat ketat, sehingga ke depan persaingan kita adalah dengan negara lain, bukan dengan satu sama lain.”

Indigo merupakan program yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif digital dengan mengembangkan program pendanaan inovasi, inkubasi, akselerasi dan tindak lanjut bagi startup digital di Indonesia.